MADIUN – Agenda-agenda peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun terus dimatangkan. Seperti Madiun Batik Heritage yang dijadwalkan pertengahan Juli mendatang. Rapat koordinasi (rakor) kembali digelar Pemerintah Kota Madiun, Kamis (18/6). Tak hanya dipimpin Plt wali kota, rakor yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota Madiun itu juga melibatkan perwakilan pembatik Kota Madiun.
‘’Intinya jangan sekedar dilaksanakan kemudian selesai. Saya inginnya ada keberlanjutan dan benar-benar berdampak,’’ kata Plt wali kota.
Rakor sengaja melibatkan para pembatik guna menggali saran dan masukan dari pelaku langsung. Harapannya, agar event benar-benar memberikan dampak positif khususnya bagi para pelaku batik di Kota Madiun. Plt wali kota memang memfokuskan agenda Hari Jadi kali ini untuk pengembangan potensi lokal.
‘’Semua kita fokuskan untuk potensi lokal. Kenapa ini penting agar pelaku-pelaku batik kita mendapat tempat dan kesempatan untuk unjuk gigi,’’ imbuhnya.
Agenda Madiun Batik Heritage ini rencananya berlangsung tiga hari di pertenghanan Juli. Di antara tanggal 16-18 atau 17-19 Juli nanti. Namun, puncaknya ada di Sabtu 18 Juli malam. Berbagai kegiatan bakal mengemuka. Mulai lomba desain batik, fashion show batik lokal, nyanting batik untuk masyarakat, juga fotografi.
Plt wali kota berharap kegiatan akan menjadi agenda rutin tahunan yang semakin besar. Pasalnya, batik memiliki penikmat tersendiri. Pun, bisa menjadi magnet untuk mendatangkan wisatawan dari berbagai daerah bahkan luar negeri. Karenanya, gelaran event perdana nanti harus mengena lagi membekas. Tak heran, Plt wali kota juga membahas detail-detail kecil seperti display tempat hingga pernak-pernik yang menarik.
‘’Anggaran APBD untuk Hari Jadi memang kita fokuskan untuk peningkatan potensi lokal. Ini penting untuk memberikan ruang bagi masyarakat kita sendiri,’’ pungkasnya. (dspp/agi/diskominfo)
2024 © by Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Madiun